Netizen salfok! Evi viral karena rela bolak-balik naik kereta demi belanja sembako murah, Kisahnya bikin banyak orang terharu.
Evi mendadak viral di media sosial karena Cerita Peristiwa perjuangannya belanja hemat. Demi mendapatkan sembako murah, ia rela naik kereta bolak-balik setiap hari. Kisah ini bikin netizen salfok dan terinspirasi. Banyak yang memuji kegigihan Evi dan membagikan pengalamannya sebagai contoh semangat hemat di tengah biaya hidup tinggi. Fenomena ini menunjukkan bagaimana cerita sederhana tapi nyata bisa menarik perhatian publik. Perjuangan Evi kini jadi topik hangat di TikTok, Instagram.
Perjalanan Tak Terduga Evi
Perjuangan Evi Anisa (46), warga Desa Ramasari, Kecamatan Haurwangi, Kabupaten Cianjur, menjadi sorotan setelah ia rela bolak‑balik naik kereta api demi mendapatkan paket sembako murah yang dibagikan. Ia awalnya hanya berniat berbelanja pakaian di Cianjur pada Rabu (11/3/2026) pagi.
Saat perjalanan pulang, Evi tahu bahwa ada bazar pangan murah yang digelar Polres Cianjur di Alun‑alun Cianjur. Tanpa pikir panjang, ia langsung memesan tiket kereta api lagi untuk kembali ke Cianjur demi ikut antre mendapatkan sembako.
Perempuan itu mengaku tidak menyangka bazar tersebut digelar pada hari itu. Ia memutuskan balik lagi karena takut kehabisan paket yang disediakan untuk warga yang ingin belanja bahan pokok dengan harga terjangkau.
Akhirnya perjuangan Evi membuahkan hasil karena ia masih sempat mendapatkan paket sembako, meskipun harus berdesakan dengan ribuan warga lainnya yang datang ke bazar murah tersebut.
| POSVIRAL hadir di saluran whatsapp, silakan JOIN CHANNEL |
Ayo Rasakan Serunya Piala Dunia 2026! Nonton Semua Pertandingan Tanpa Batas, lewat LIVE STREAMING GRATIS di Aplikasi Shotsgoal. Ayo Download Sekarang!
Harga Sembako Jauh Lebih Murah
Menurut Evi, harga bahan pokok di bazar tersebut jauh lebih rendah dibanding harga pasar umum. Misalnya, daging sapi yang biasanya dijual sekitar Rp150 ribu per kilogram dijual hanya Rp115 ribu per kilogram.
Selain itu, beras, minyak goreng, gula, dan telur juga dijual dengan harga yang lebih terjangkau. Dengan paket sembako murah tersebut, Evi mengaku bisa menghemat lebih dari Rp50 ribu, yang sangat membantu kebutuhan rumah tangganya.
Penghematan tersebut menurut Evi sangat berarti. Uang yang dihemat dari sembako murah dapat dialihkan untuk kebutuhan lain di rumah, apalagi menjelang momen Idul Fitri yang biasanya membuat kebutuhan pokok naik. Evi juga menyampaikan rasa syukurnya karena ia masih kebagian paket, meskipun harus berdesakan dengan banyak warga dari daerah lain yang datang untuk belanja barang murah.
Baca Juga: Sensasi Sejarah: Sukarno Dan Agus Salim Pernah Diasingkan Di Karo
Antusiasme Warga Di Bazar Murah
Antusiasme warga terhadap bazar sembako murah ini sangat tinggi. Lebih dari 1.000 warga memadati lokasi bazar di Alun‑alun Cianjur. Banyak warga rela antre sejak pagi meski terik matahari menyengat. Banyak warga yang datang juga dalam kondisi berpuasa, namun tetap semangat untuk mendapatkan paket sembako yang harganya di bawah harga pasar tersebut.
Kapolres Cianjur AKBP A Alexander Yurikho Hadi menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan sekitar 1.500 paket sembako dalam kegiatan tersebut. Namun paket sembako itu habis dalam waktu singkat karena antusiasme warga yang tinggi. Program ini digelar sebagai upaya untuk membantu masyarakat sekaligus mengantisipasi kenaikan harga di pasar menjelang Lebaran, agar beban warga bisa sedikit berkurang.
Peran Pemerintah Dan Kepolisian
Menurut Kapolres Cianjur, harga paket sembako dilakukan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk mengurangi tekanan kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan. Tujuannya agar masyarakat tidak kesulitan mendapatkan pangan dengan harga terjangkau.
Program ini juga mendapat dukungan dari pemerintah daerah. Bupati Cianjur, dr Muhammad Wahyu, mengatakan bahwa Pemkab berencana menggelar bazar pangan murah di beberapa titik lain menjelang Lebaran. Hal ini dilakukan agar lebih banyak warga yang bisa mendapatkan sembako murah dengan mudah tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.
Selain itu, pihak kepolisian juga memberi peringatan tegas kepada distributor atau tengkulak agar tidak menaikkan harga kebutuhan pokok secara tidak wajar menjelang Idul Fitri. Aparat siap menindak distributor nakal yang memanfaatkan momentum untuk menaikkan harga.
Dukungan Pemantauan Harga Di Pasar
Untuk mengantisipasi lonjakan harga pangan, Pemkab Cianjur akan melibatkan dinas terkait untuk memantau harga pasar secara rutin. Jika ditemukan lonjakan harga yang mencurigakan, akan segera diambil langkah koordinasi dengan pihak Kepolisian untuk menindaklanjuti.
Pemerintah berharap langkah ini dapat menekan fluktuasi harga di pasar secara efektif sehingga kebutuhan pokok tetap terjangkau oleh masyarakat luas. Pemantauan ini juga penting untuk menjaga stabilitas ekonomi menjelang momen besar seperti Lebaran, di mana kebutuhan pokok sering naik drastis setiap tahunnya.
Sumber Informasi Gambar:
- Gambar Pertama dari www.google.com
- Gambar Kedua dari www.google.com